Bahasaku tidak seindah puisi
Tidak semudah ABC
Namun pada yang ingin mengenali
Tidak sukar bahasaku untuk difahami
Rupaku tidak secantik bidadari
Namun tidak jelik untuk ditatapi
Ku bersyukur pada Ilahi
Mengurniakan kesempurnaan diri
Indah parasku untuk tatapan suami
Buruk parasku supaya tiada yang memujai
Namun parasku bukan untuk dihakimi
Budiku tidak sesantun puteri Nabi
Namun masih terselit pekerti
Dalam aku berbicara dan menjaga diri
Kasarku bukan untuk menyakiti
Namun untuk melindungi diri
Lembutku bukan untuk dipijak pada yang iri
Sekadar untuk ingatan diri
Aku masih wanita yang berbudi
Diriku tidak secomplicated statistic yang dipelajari
Namun tidak semudah One Two Three
Hatiku juga tidak mudah untuk difahami
Namun bukan mainan untuk dimainkan sesuka hati
Luka yang ada masih tidak terubati
Jangan ditambah menjadi racun diri
Cintaku tidak sesuci cinta Nabi
Namun cintaku bukan untuk dikhianati
Kasihku setia pada yang menghargai
Sepi pada yang mencurangi
Senyum dan tawaku bukan bermakna aku hepi
Tangisku ku kerana aku sendiri
Mengharap, menanti ada yang mengerti
Aku ingin disayangi
Oleh orang yang ku sayangi
No comments:
Post a Comment